SIDOARJO – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur (Kanwil Ditjenim Jatim) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi meluncurkan DE IMEJ (Digital Ecosystem of Immigration and East Java), sebuah platform digital terintegrasi yang menyediakan informasi keimigrasian, pariwisata, dan investasi dalam satu akses. Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam transformasi digital layanan publik di Jawa Timur,
Peresmian DE IMEJ dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Jatim, Nyono, mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, Selasa (18/11/2025).
Apa Itu DE IMEJ? Platform Digital Keimigrasian dan Informasi Jawa Timur
DE IMEJ adalah portal digital yang dirancang sebagai satu pintu informasi bagi Warga Negara Asing (WNA) yang datang ke Jawa Timur untuk bekerja, belajar, berwisata, hingga berinvestasi. Platform ini dapat diakses melalui website deimej.id atau dengan memindai QR Code yang disebar di bandara, hotel, kantor imigrasi, tempat wisata, hingga kantor perwakilan Indonesia di luar negeri.
Platform ini menghadirkan empat fitur utama:
1. Informasi dan Regulasi Keimigrasian
Menampilkan panduan visa, izin tinggal, tata cara pelaporan, hingga lokasi kantor imigrasi.
2. Tourist Information Center
Berisi rekomendasi destinasi wisata, kuliner, budaya, transportasi, dan layanan tour guide terpercaya.
3. For Invest
Menyediakan informasi peluang investasi, regulasi penanaman modal, dan potensi ekonomi Jawa Timur.
4. Find Us
Menampilkan lokasi dan kontak kantor imigrasi serta kantor perwakilan asing untuk memudahkan mobilitas WNA.
Kunjungan WNA Tinggi, Informasi Terpecah
Sebagai salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi terbesar di Indonesia, Jawa Timur setiap tahun menjadi tujuan ratusan ribu Warga Negara Asing (WNA). Pada tahun 2023 tercatat sebanyak 474.176 WNA berkunjung, disusul 321.124 WNA pada tahun 2024, dan hingga November 2025 jumlahnya telah mencapai 317.973 WNA.
Namun, hingga kini informasi yang dibutuhkan WNA masih tersebar di berbagai kanal pemerintah daerah sehingga sulit dijangkau dan tidak terintegrasi.
Kakanwil Ditjen Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, menegaskan bahwa kebutuhan tersebut menjadi alasan utama lahirnya DE IMEJ.
“Kami ingin setiap WNA yang datang ke Jawa Timur merasa aman, nyaman, dan mudah mengakses informasi resmi. DE IMEJ adalah wujud kolaborasi nyata untuk menghadirkan layanan publik digital yang terintegrasi.” kata Toton sapaan akrab Kakanwil Ditjen Imigrasi Jatim.
Dukungan Penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur
Gubernur Jawa Timur, melalui sambutan yang dibacakan oleh Kepala Dinas Perhubungan Jatim Nyono, menyampaikan apresiasi atas inovasi ini.
“DE IMEJ bukan hanya portal digital, tetapi jembatan yang menghubungkan Jawa Timur dengan dunia. Platform ini sejalan dengan visi Jawa Timur sebagai ‘Gerbang Baru Nusantara’ yang siap menyongsong era digital dan globalisasi.” ujar Nyono.
Pemprov Jatim menegaskan bahwa kolaborasi lintas instansi seperti yang terbangun dalam DE IMEJ merupakan kunci menghadirkan layanan publik yang efektif, modern, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Manfaat DE IMEJ: Dorong Wisata, Investasi, dan Citra Jawa Timur
Dengan konsep “Just Scan, Endless Discoveries”, DE IMEJ memudahkan WNA memperoleh informasi lengkap hanya dengan memindai QR Code, dan diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, membuka peluang investasi baru, mendukung UMKM dan ekonomi kreatif, memperkuat citra Jawa Timur sebagai provinsi yang ramah WNA, serta mempercepat akses layanan keimigrasian secara digital.
Menurut Gubernur, platform ini akan menjadi ekosistem digital yang hidup, adaptif, dan terus berkembang.
“Kami berharap DE IMEJ menjadi bagian penting dari penguatan pariwisata, percepatan investasi, dan peningkatan kualitas layanan publik Jawa Timur.” tuturnya.
Transformasi Digital Layanan Imigrasi dan Masa Depan DE IMEJ
Kakanwil Imigrasi Jawa Timur juga berharap DE IMEJ dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai platform yang semakin komprehensif dan bermanfaat bagi pengguna.
“De Imej masih jauh dari kata sempurna. Kami membuka ruang bagi masukan, ide, dan kolaborasi agar platform ini terus berkembang.” harap Kakanwil.
Peluncuran DE IMEJ juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang diperingati setiap 19 November.
DE IMEJ hadir sebagai inovasi yang menghubungkan layanan imigrasi dengan potensi daerah Jawa Timur secara terpadu. Melalui kolaborasi antara Imigrasi Jatim dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, platform ini diharapkan mendorong transformasi digital, memperkuat promosi daerah, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. (red)














