Jakarta – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) telah menetapkan enam nama calon pejabat untuk mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya melalui proses seleksi terbuka tahun 2025.
Keputusan ini diumumkan pada Jumat (12/9) dan dituangkan dalam Pengumuman Nomor: PANSEL JPT/09/2025-11.
Dari hasil seleksi, terdapat tiga nama calon Direktur Jenderal Imigrasi dan tiga nama calon Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum.
Nama-nama tersebut ditetapkan berdasarkan akumulasi nilai tertinggi dari seluruh tahapan seleksi yang telah dilaksanakan.
Ketua Panitia Seleksi, Silmy Karim, menyampaikan bahwa proses penilaian dilakukan secara menyeluruh dan objektif.
“Sebanyak tiga peserta dari masing-masing calon Jabatan Pimpinan Tinggi Madya dipilih melalui penilaian komprehensif di setiap tahap seleksi. Hasil ini bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat,” ujarnya.
Peserta yang dinyatakan lulus seleksi akan menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan. Tes tersebut dijadwalkan pada Selasa, 23 September 2025, pukul 08.00 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.
Tiga Calon Direktur Jenderal Imigrasi:
1. Brigjen Pol. Yuldi Yusman, S.E., M.Si.
2. Dr. Ahmad Purbaja, S.T., M.H.
3. Ibnu Ismoyo, S.H., M.H., M.M.
Tiga Calon Staf Ahli Menteri Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum:
1. Dr. Iwan Santoso, S.H., M.Si., CGCAE.
2. Agato Perkasa Parlindungan Simamora, S.H., M.H.
3. Mochamad Akbar Hadiprabowo, S.H., M.H.
Seleksi terbuka JPT Madya ini menjadi bagian dari upaya Kemenimipas untuk memastikan pengisian jabatan strategis dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Setelah melewati tahapan administrasi, penulisan makalah, asesmen kompetensi, hingga wawancara akhir, para peserta terbaik akhirnya terpilih untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
Dokumen resmi pengumuman hasil seleksi dapat diakses melalui laman https://pansel.kemenimipas.go.id/pengumuman















