JAKARTA — Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) kembali memperkuat struktur organisasinya melalui pelantikan Pimpinan Tinggi (Pimti) Pratama sebagai bagian dari upaya strategis meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik. Pelantikan yang berlangsung di Aula Jusuf Adiwinata Lt.1 Gedung Kemenimipas, Jakarta, Kamis (9/4), dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemenimipas, Asep Kurnia.
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor M.IP-165 dan 168.SA.03.04 Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan manajerial dan nonmanajerial di lingkungan Kemenimipas. Langkah ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan peran strategis di berbagai unit kerja, baik di Direktorat Jenderal Imigrasi maupun Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Asep Kurnia yang mewakili Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan momentum penting dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan serta meningkatkan efektivitas organisasi.
Ia menekankan bahwa jabatan yang diemban para pejabat merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan integritas.
“Saudara-saudara yang telah saya ambil sumpah, dengan ini secara resmi saya lantik pada jabatan sebagaimana tercantum dalam surat keputusan yang telah dibacakan. Semoga saudara-saudara senantiasa mendapat bimbingan dan petunjuk dari Tuhan Yang Maha Kuasa dalam menjalankan tugas tersebut,” ujar Asep.
Adapun pejabat yang dilantik pada kesempatan tersebut meliputi Guntur Sahat Hamonangan sebagai Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Kepulauan Riau, Johanes Fanny Satria Cahya Aprianto sebagai Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumatera Selatan, serta Wahyu Eka Putra sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam.

Selain itu, dari jajaran pemasyarakatan, Ade Agustina dilantik sebagai Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung, Haposan Silalahi sebagai Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Sulawesi Utara, Tonny Nainggolan sebagai Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Bengkulu, serta Christo Victor Nixon Toar sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang.
Pelantikan Pimti Pratama ini menjadi bagian dari dinamika organisasi melalui rotasi dan promosi jabatan yang bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Penempatan pejabat dilakukan berdasarkan kompetensi dan integritas guna memastikan organisasi berjalan lebih efektif, adaptif, serta mampu menjawab tantangan yang terus berkembang.
Kemenimipas menegaskan komitmennya untuk terus mendorong reformasi birokrasi melalui penguatan sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas.
“Dengan kepemimpinan yang solid, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan secara optimal, transparan, dan akuntabel,” pungkas Asep.
Melalui pelantikan ini, Kemenimipas optimistis mampu menghadirkan inovasi dan peningkatan kualitas layanan di bidang imigrasi dan pemasyarakatan.
Pimti Pratama yang baru dilantik diharapkan menjadi motor penggerak organisasi dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (red)






