Cilacap – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto, meninjau Balai Latihan Kerja (BLK) di sejumlah Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Selasa (9/9).
Kunjungan ini menegaskan komitmen Kemenimipas dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada pembangunan sumber daya manusia unggul.
BLK Nusakambangan saat ini menyediakan beragam pelatihan keterampilan, mulai dari pertanian, perikanan, hingga keahlian teknis lain.
Program ini dirancang untuk mempersiapkan warga binaan agar mampu mandiri dan produktif setelah kembali ke masyarakat.
Menurut Agus, keberadaan BLK bukan sekadar sarana pembinaan, tetapi bagian dari strategi besar reintegrasi sosial.
“Pembinaan narapidana tidak boleh berhenti di aspek pembatasan. Kita harus memberi mereka keterampilan nyata agar bisa berdaya saing ketika kembali ke lingkungan sosial,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, program pelatihan di BLK sejalan dengan 13 Program Akselerasi Kemenimipas yang merupakan turunan dari Asta Cita Presiden.
“Kami melihat masih banyak warga binaan yang belum terlibat optimal dalam pembimbingan kemasyarakatan. Dengan pelatihan ini, mereka tidak hanya belajar, tapi juga punya kesempatan meningkatkan penghasilan,” tambahnya.
Melalui keberadaan BLK, Nusakambangan kini tidak hanya dikenal sebagai pulau penjara, tetapi juga sebagai pusat pengembangan keterampilan dan kemandirian.
Transformasi ini diharapkan dapat melahirkan SDM unggul sekaligus memperkuat daya saing nasional. (red)















