Medan — Dalam rangka memperingati Hari Bakti Kemenimipas ke-1 Tahun 2025, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan menunjukkan kepedulian sosialnya melalui program “Imipas Peduli.” Program ini diwujudkan dalam bentuk bantuan renovasi toilet serta pembagian susu gratis kepada siswa SD dan SMP Taruna Karya Medan di Jalan Lembaga Pemasyarakatan. Kegiatan ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional, Selasa (25/11/2025), sehingga memberikan makna tersendiri bagi dunia pendidikan.
Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya, bersama jajaran turun langsung ke sekolah untuk menyerahkan bantuan renovasi fasilitas toilet. Langkah ini merupakan komitmen nyata Rutan dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat, bersih, dan nyaman bagi para siswa.
“Perbaikan sarana sanitasi ini diharapkan dapat mendukung aktivitas belajar mengajar dengan lebih baik,” ujar Andi.
Selain perbaikan toilet, Rutan Kelas I Medan juga membagikan susu gratis kepada seluruh siswa SD dan SMP Taruna Karya. Program ini dirancang untuk membantu pemenuhan gizi anak-anak sekaligus memberi dorongan semangat bagi mereka dalam menimba ilmu setiap hari.
Andi Surya menegaskan bahwa program “Imipas Peduli” merupakan wujud pengabdian jajaran Kemenimipas kepada masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. Kegiatan ini sejalan dengan moto pemasyarakatan, “Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat.”
Ia juga menekankan bahwa momentum Hari Guru Nasional menjadi pengingat pentingnya peran semua pihak dalam mendorong kemajuan generasi muda.
Pihak sekolah menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas bantuan tersebut. Renovasi toilet dinilai sangat membantu meningkatkan kualitas fasilitas sekolah, sementara pembagian susu memberikan dukungan moral dan kebahagiaan tersendiri bagi para siswa. Kolaborasi ini turut memperkuat hubungan antara sekolah dan pihak Rutan sebagai bagian dari masyarakat sekitar.
Melihat antusiasme siswa dan respons positif dari pihak sekolah, Rutan Kelas I Medan menyampaikan komitmen untuk terus menghadirkan program sosial yang berkelanjutan. Bantuan yang diberikan diharapkan tidak berhenti pada renovasi fasilitas saja, tetapi juga dapat berkembang menjadi berbagai bentuk dukungan lain yang mampu meningkatkan mutu pendidikan di wilayah tersebut.
Andi percaya bahwa investasi sosial di bidang pendidikan adalah langkah strategis dalam membentuk masa depan generasi muda. Dengan hadir secara langsung memberikan bantuan, Rutan ingin menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan memiliki peran yang lebih luas dalam pembangunan sosial, tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan.
“Ke depan, kami berharap lebih banyak pihak dapat terlibat dalam menciptakan lingkungan belajar yang layak, sehat, dan nyaman bagi anak-anak. Melalui semangat “Imipas Peduli”, kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan serta menanamkan nilai kepedulian di tengah masyarakat,” pungkas Andi. (red)















