Garut – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembentukan Kantor Imigrasi Garut demi mendekatkan layanan kepada masyarakat. Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Imipas, Asep Kurnia, saat melakukan verifikasi lapangan bersama instansi terkait, Jumat (19/9).
Menurut Asep Kurnia, kebutuhan masyarakat Garut terhadap layanan keimigrasian semakin tinggi, khususnya dalam pembuatan paspor.
Data menunjukkan bahwa permohonan paspor dari warga Garut justru lebih banyak dibandingkan kabupaten/kota lain di wilayah kerja Kantor Imigrasi Tasikmalaya.
“Garut punya potensi luar biasa. Permintaan paspornya tinggi, bahkan melampaui daerah lain. Ditambah lagi, potensi wisatawan asing ke Garut juga sangat menjanjikan. Ini menjadi alasan kuat kenapa Garut harus segera memiliki kantor imigrasi,” tegas Asep.
Lebih lanjut, Sekjen menjelaskan bahwa kantor imigrasi tidak hanya melayani pembuatan paspor, tetapi juga izin dan visa bagi orang asing. Kehadiran kantor ini, menurutnya, akan mendorong masuknya investasi ke Garut.
“Mereka yang ingin perpanjangan izin tinggal atau membuat izin tinggal terbatas bisa langsung di Garut. Jadi tidak perlu jauh-jauh lagi,” ujarnya.
Verifikasi lapangan ini dilakukan bersama Kementerian PANRB. Hasil dari proses tersebut akan menjadi dasar penentuan kelayakan pembentukan Kantor Imigrasi Garut. Asep berharap, kantor yang akan berdiri nantinya berstatus kelas II.
“Semoga dengan adanya kantor imigrasi di Garut, masyarakat benar-benar merasakan bahwa negara hadir di tengah-tengah mereka,” pungkasnya.
Rencana ini pun disambut baik oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin. Ia menilai tren tingginya permintaan paspor menjadi indikasi bahwa Garut siap menjadi daerah yang lebih terbuka, baik bagi wisatawan maupun investor asing.
“Dari kajian, warga Garut memang membutuhkan kantor imigrasi. Permintaannya semakin hari semakin meningkat, bahkan melampaui kabupaten sekitar. Dengan adanya kantor ini, bukan hanya pariwisata yang terdongkrak, tapi juga ekonomi masyarakat,” jelas Bupati.
Bupati Abdusy menambahkan, keberadaan kantor imigrasi akan mengubah cara pandang masyarakat Garut dari lokal menuju global.
Ia menegaskan bahwa sektor pariwisata akan menjadi salah satu fokus pembangunan daerah yang akan didorong dengan dukungan kehadiran layanan keimigrasian. (Red)















