SERANG — Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang pada Senin (6/4/2026). Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan pelaksanaan tugas pemasyarakatan berjalan optimal sekaligus memperkuat kualitas pelayanan serta sistem keamanan di lingkungan lapas.
Dalam kunjungan tersebut, Silmy Karim didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, Muhammad Ali Syeh Banna, serta Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Riko Stiven. Kehadiran para pimpinan ini mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kinerja serta tata kelola pemasyarakatan yang lebih profesional dan berintegritas.
Agenda utama dalam kunjungan ini meliputi peninjauan langsung terhadap berbagai sarana dan prasarana yang digunakan dalam pelayanan pemasyarakatan. Selain itu, Wamen Imipas juga meninjau sistem keamanan yang diterapkan di dalam lapas guna memastikan bahwa seluruh prosedur berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Peninjauan ini penting untuk mengidentifikasi potensi perbaikan sekaligus memastikan kondisi lapas tetap kondusif.
Tidak hanya melakukan inspeksi, Silmy Karim juga memberikan pengarahan langsung kepada seluruh jajaran petugas lapas. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas sehari-hari. Menurutnya, petugas pemasyarakatan memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas serta memberikan pembinaan yang tepat kepada warga binaan.
“Petugas pemasyarakatan harus bekerja dengan standar profesional yang tinggi, menjunjung integritas, dan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan secara humanis, transparan, dan akuntabel,” ujar Silmy Karim dalam arahannya.
Silmy juga menggarisbawahi pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam bekerja. Setiap petugas diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi nilai kejujuran. Selain itu, Silmy Karim mengingatkan bahwa pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan harus terus ditingkatkan agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.
Dalam kesempatan tersebut, aspek keamanan turut menjadi sorotan utama. Wamen Imipas menegaskan bahwa keamanan merupakan prioritas yang tidak boleh diabaikan. Ia meminta seluruh petugas untuk selalu waspada serta memastikan bahwa setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi dengan baik.
“Keamanan adalah hal utama. Jika keamanan terjaga dengan baik, maka seluruh proses pembinaan dan pelayanan di dalam lapas dapat berjalan dengan optimal,” tegas Silmy.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, Muhammad Ali Syeh Banna, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan di seluruh unit pemasyarakatan di wilayah Banten. Ia menegaskan bahwa penguatan sistem pengamanan menjadi salah satu fokus utama yang dilakukan secara konsisten.
“Kami terus melakukan pembenahan, baik dari sisi sumber daya manusia maupun sarana pendukung, agar pelayanan pemasyarakatan semakin berkualitas dan sistem pengamanan semakin kuat,” ungkap Muhammad Ali Syeh Banna.
Menurutnya, berbagai langkah strategis terus dijalankan guna memastikan seluruh lapas di wilayah Banten mampu memberikan pelayanan yang maksimal sekaligus menjaga stabilitas keamanan secara berkelanjutan.
Di sisi lain, Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Riko Stiven, menyatakan kesiapan jajarannya dalam menindaklanjuti arahan yang telah diberikan oleh Wamen Imipas. Ia memastikan bahwa seluruh petugas akan bekerja lebih optimal dalam mewujudkan lapas yang aman, tertib, dan kondusif.
Riko juga menekankan pentingnya pembinaan terhadap warga binaan sebagai bagian dari tujuan utama pemasyarakatan. Dengan pembinaan yang tepat, diharapkan para warga binaan dapat kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih baik serta mampu berkontribusi secara positif.
Kunjungan kerja ini menjadi bagian penting dari upaya penguatan fungsi pembinaan dan pengawasan di lingkungan pemasyarakatan. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan dapat terus meningkat dan mampu menjawab berbagai tantangan yang ada.
Secara keseluruhan, kunjungan Silmy Karim ke Lapas Kelas IIA Serang tidak hanya menjadi bentuk pengawasan, tetapi juga dorongan nyata bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja. Dengan sinergi yang kuat antara pimpinan dan petugas di lapangan, sistem pemasyarakatan yang lebih profesional, aman, dan berorientasi pada pembinaan yang optimal dapat terwujud. (red)














