• Tentang Kami
  • Kontak
KABAR IMIPAS
Advertisement
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Nasional
  • Regional
  • Imigrasi
  • Pemasyarakatan
  • Opini
  • Profile
  • Hoaks atau Fakta
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Nasional
  • Regional
  • Imigrasi
  • Pemasyarakatan
  • Opini
  • Profile
  • Hoaks atau Fakta
No Result
View All Result
KABAR IMIPAS
No Result
View All Result
Home Nasional

Ditjenpas Bangun Kawasan UMKM Pemasyarakatan di Tangerang, Produk Warga Binaan Siap Jadi Ikon Nasional

Kabar Imipas by Kabar Imipas
22/Sep/2025
in Nasional
765
Ditjenpas Bangun Kawasan UMKM Pemasyarakatan di Tangerang, Produk Warga Binaan Siap Jadi Ikon Nasional
1.3k
SHARES
6.1k
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on TwitterShare on Telegram

Tangerang – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu langkah strategis terbaru adalah rencana pembangunan Kawasan Terintegrasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Pemasyarakatan di Tangerang.

Proyek ini digadang-gadang menjadi ikon nasional sekaligus pusat penjualan produk unggulan karya warga binaan dari seluruh Indonesia.

Kawasan terintegrasi tersebut akan berdiri di atas lahan seluas 3,2 hektare yang terletak tepat di depan Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang. Nantinya, area ini difungsikan sebagai etalase sekaligus pusat pemasaran berbagai produk hasil karya warga binaan. Mulai dari kerajinan tangan, produk kuliner, furnitur, hingga hasil pertanian dan perikanan akan dipamerkan dan dijual secara langsung kepada masyarakat.

Bacajuga:

Ditjenpas Pindahkan 263 Napi High Risk ke Nusakambangan

Gerobak Usaha Lapas Sekayu Jadi Harapan Baru bagi Keluarga Warga Binaan

Napi Korupsi Supriadi Dipindahkan ke Nusakambangan Usai Viral di Kafe

Mendorong Produk Warga Binaan Go Nasional

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, saat melakukan peninjauan pada Jumat (19/9), menyampaikan bahwa kualitas produk warga binaan sejatinya sudah sangat baik. Namun, tantangan utama selama ini terletak pada distribusi dan pemasaran.

“Produk hasil Warga Binaan kita sudah sangat bagus, hanya saja masih kurang dikenal masyarakat luas. Dengan adanya kawasan UMKM Pemasyarakatan ini, masyarakat bisa langsung datang, melihat, dan membeli produk kapan saja,” ungkap Mashudi.

Menurutnya, kawasan ini akan menjadi pusat penjualan yang tidak kalah dengan UMKM lain di Indonesia. Produk dari berbagai lapas dan rutan bisa dipasarkan lebih luas sehingga memperbesar peluang untuk menembus pasar nasional bahkan internasional.

Lokasi Strategis di Tangerang

Pemilihan Tangerang sebagai lokasi pembangunan kawasan UMKM Pemasyarakatan dinilai sangat tepat. Tangerang merupakan wilayah dengan akses transportasi yang mudah, dekat dengan bandara internasional, kawasan industri, pemukiman padat, hingga pusat perdagangan besar. Kondisi tersebut diyakini akan meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat dan investor.

“Kami ingin kawasan ini menjadi ikon baru yang memperkenalkan hasil karya warga binaan sekaligus memperkuat kerja sama lintas sektor. Nanti akan ada kolaborasi dengan pemerintah daerah, BUMN, hingga sektor swasta dalam mengembangkan kawasan ini,” jelas Mashudi.

Ditjenpas Bangun Kawasan UMKM Pemasyarakatan di Tangerang. (Foto: Hms)

Dengan dukungan berbagai pihak, Ditjenpas berharap kawasan UMKM Pemasyarakatan dapat menjadi destinasi baru yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Dampak Ekonomi dan Penerimaan Negara

Selain sebagai pusat promosi dan pemasaran, kawasan UMKM Pemasyarakatan juga diproyeksikan memberi dampak signifikan terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Setiap produk yang dipasarkan akan masuk dalam skema PNBP sehingga dapat memberikan tambahan pemasukan bagi negara.

Lebih dari itu, pembangunan ini akan menjadi sarana pembelajaran bisnis bagi warga binaan. Mereka tidak hanya dilatih memproduksi barang, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai manajemen usaha, pemasaran, hingga strategi menghadapi persaingan pasar.

“Kami ingin memastikan bahwa warga binaan tidak hanya produktif di dalam lapas, tetapi juga memiliki keterampilan nyata yang bisa digunakan untuk hidup mandiri setelah bebas nanti,” tambah Mashudi.

Harapan Jadi Ikon Nasional

Rencana besar Ditjenpas ini menuai apresiasi dari berbagai pihak. Kehadiran kawasan UMKM Pemasyarakatan dianggap sebagai langkah nyata dalam mengubah stigma masyarakat terhadap warga binaan.

Produk-produk yang dihasilkan bukan sekadar bernilai ekonomi, melainkan juga menjadi bukti keberhasilan pembinaan di lapas dan rutan. Dengan kualitas yang terus ditingkatkan, masyarakat akan melihat bahwa warga binaan mampu menghasilkan karya bernilai tinggi dan layak dipasarkan secara luas.

“Harapan kami, kawasan ini bisa menjadi ikon nasional, pusat edukasi, sekaligus destinasi baru bagi masyarakat yang ingin melihat bukti nyata keberhasilan pembinaan pemasyarakatan,” tegas Mashudi.

Komitmen Ditjenpas

Melalui proyek kawasan UMKM Pemasyarakatan ini, Ditjenpas semakin menegaskan bahwa pembinaan kemandirian bukan sekadar rutinitas, melainkan gerakan nasional. Gerakan ini menghubungkan kreativitas warga binaan dengan peluang pasar, sehingga memberikan manfaat ganda: mencetak warga binaan mandiri sekaligus memperkuat ekonomi bangsa.

Dengan lahan yang luas, lokasi strategis, dan dukungan lintas sektor, kawasan UMKM Pemasyarakatan di Tangerang diharapkan menjadi tonggak baru dalam sejarah pembinaan pemasyarakatan di Indonesia. Tidak hanya mendorong produk warga binaan menembus pasar nasional, tetapi juga menjadikan mereka bagian dari kekuatan ekonomi bangsa yang mandiri, inklusif, berkelanjutan, serta mampu bersaing di tingkat global dengan penuh kepercayaan diri. (Red)

Tags: DitjenpasKawasan UMKMLapas Pemuda TangerangMashudiPembinaan KemandirianProduk Pemasyarakatan Ikon NasionalProduk Warga BinaanUMKM Pemasyarakatan
Kabar Imipas

Kabar Imipas

RelatedPosts

Ditjenpas Pindahkan 263 Napi High Risk ke Nusakambangan
News

Ditjenpas Pindahkan 263 Napi High Risk ke Nusakambangan

April 24, 2026
3k
Gebrakan Besar Kemenimipas: Layanan Haji 2026 Dipermudah, Pengawasan Diperketat
News

Gebrakan Besar Kemenimipas: Layanan Haji 2026 Dipermudah, Pengawasan Diperketat

April 20, 2026
1.1k
Dari Pemenjaraan ke Pemulihan, Seruan Menteri Imipas di WCPP 2026
News

Dari Pemenjaraan ke Pemulihan, Seruan Menteri Imipas di WCPP 2026

April 14, 2026
98.9k
Menteri Imipas dan Gubernur Koster Perkuat Sinergi Ketat Tata Kelola Pariwisata Bali
News

Menteri Imipas dan Gubernur Koster Perkuat Sinergi Ketat Tata Kelola Pariwisata Bali

April 14, 2026
1.1k
Operasi Wirawaspada 2026, Imigrasi Bongkar Ratusan WNA Bermasalah di Indonesia
News

Operasi Wirawaspada 2026, Imigrasi Bongkar Ratusan WNA Bermasalah di Indonesia

April 14, 2026
1.1k
Uji Fakta di Lapangan, Anggota Komisi III Aboe Bakar Apresiasi Lapas Bangli Bersih dari Narkoba
News

Uji Fakta di Lapangan, Anggota Komisi III Aboe Bakar Apresiasi Lapas Bangli Bersih dari Narkoba

April 12, 2026
58.2k
  • Trending
  • Latest
Ditjenpas Pindahkan 263 Napi High Risk ke Nusakambangan

Ditjenpas Pindahkan 263 Napi High Risk ke Nusakambangan

April 24, 2026
Uji Fakta di Lapangan, Anggota Komisi III Aboe Bakar Apresiasi Lapas Bangli Bersih dari Narkoba

Uji Fakta di Lapangan, Anggota Komisi III Aboe Bakar Apresiasi Lapas Bangli Bersih dari Narkoba

April 12, 2026
Dalam Sehari, Lapas Gunung Sindur Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Sabu

Dalam Sehari, Lapas Gunung Sindur Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Sabu

November 12, 2025
Kebijakan WFH Siap Digas! Ditjenpas Pastikan Kinerja Tetap Stabil dan Optimal

Kebijakan WFH Siap Digas! Ditjenpas Pastikan Kinerja Tetap Stabil dan Optimal

Maret 31, 2026
Aplikasi Kabarin Menghubungkan Warga Binaan Rutan Balikpapan dengan Keluarga

Aplikasi Kabarin Menghubungkan Warga Binaan Rutan Balikpapan dengan Keluarga

April 25, 2026
Riau Dominasi Pemindahan Napi High Risk, 103 Orang Dikirim ke Nusakambangan

Riau Dominasi Pemindahan Napi High Risk, 103 Orang Dikirim ke Nusakambangan

April 24, 2026
Rutan Baturaja Tegaskan Pelarian Tahanan Terjadi di Bawah Pengawalan Kejaksaan

Rutan Baturaja Tegaskan Pelarian Tahanan Terjadi di Bawah Pengawalan Kejaksaan

April 24, 2026
Panen Lele Lapas Pemuda Madiun Capai 61 Kg, Dukung Kemandirian Pangan Warga Binaan

Panen Lele Lapas Pemuda Madiun Capai 61 Kg, Dukung Kemandirian Pangan Warga Binaan

April 23, 2026

Video TikTok

You're not logged into Tiktok, please login here

Recent News

Aplikasi Kabarin Menghubungkan Warga Binaan Rutan Balikpapan dengan Keluarga

Aplikasi Kabarin Menghubungkan Warga Binaan Rutan Balikpapan dengan Keluarga

April 25, 2026
58.9k
Riau Dominasi Pemindahan Napi High Risk, 103 Orang Dikirim ke Nusakambangan

Riau Dominasi Pemindahan Napi High Risk, 103 Orang Dikirim ke Nusakambangan

April 24, 2026
1.1k
Rutan Baturaja Tegaskan Pelarian Tahanan Terjadi di Bawah Pengawalan Kejaksaan

Rutan Baturaja Tegaskan Pelarian Tahanan Terjadi di Bawah Pengawalan Kejaksaan

April 24, 2026
1.2k
Panen Lele Lapas Pemuda Madiun Capai 61 Kg, Dukung Kemandirian Pangan Warga Binaan

Panen Lele Lapas Pemuda Madiun Capai 61 Kg, Dukung Kemandirian Pangan Warga Binaan

April 23, 2026
1k
KABAR IMIPAS

Kabar Imipas adalah portal berita online yang berfokus pada isu imigrasi dan pemasyarakatan di Indonesia. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat, aparatur negara, akademisi, hingga pemerhati isu hukum dan HAM.

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

© 2026 kabarimipas.id - Info Aktual Imigrasi dan Pemasyarakatan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Internasional
  • Nasional
  • Regional
  • Imigrasi
  • Pemasyarakatan
  • Opini
  • Profile
  • Hoaks atau Fakta

© 2026 kabarimipas.id - Info Aktual Imigrasi dan Pemasyarakatan